SECRET #CERPENSERAM
original works : Marse Sidete @maggsid
Aku
melihat Adam berjalan ke arahku. Dia terlihat kelelahan sambil terus berusaha
mendekatiku.
“Apa kau
baik-baik saja?” Tanya Adam saat ia berada hampir 1 meter didepanku.
Tentu saja
aku tidak baik. Di sisi lain tubuhku terbaring penuh darah seorang lelaki
bernama Chris. Aku menggeleng, sekujur tubuhku menggigil padahal ini malam
musim panas. Darah lelaki itu sangat banyak mengalir dari kepalanya yang bocor
kena tusukan besi.
Adam terlihat
sangat kaget sampai ia terduduk lemas di jalan.
“No…
George..” Adam telihat shock dan tidak mampu melanjutkan kalimatnya. Wajahnya bertambah
pucat dan matanya berair. Dia terus menatap tubuh George yang sudah mati sejak
sejam yang lalu. Kemudian dia mengalihkan pandangannya ke arahku.
Adam
kemudian mendekati dan memelukku erat seolah menenangkanku.
“Kau
tidak bersalah, kau melakukan ini untuk melindungi dirimu. Aku tak menyangka
George akan berbuat seperti ini, tapi kau tidak bersalah.” Adam mencoba
menenangkanku.
“Tapi
sebelumnya, apa yang terjadi?” Tanya Adam.
“Aku dan
George tadi akan melakukan photoshoot disini setelah kami menyelesaikan kelas
terakhir kami”
Aku
melihat Adam, ia terlihat menyimakku.
“Kami
berbicara mengenai banyak hal, dan tiba-tiba…”
Adam
melihat ke arah tubuh George.
“Dia
tahu rahasiamu, Adam!” aku setengah berteriak histeris.
“hey..
hey… tenanglah” Adam memelukku lagi.
“Jadi
dia sengaja membawamu kemari untuk mengancammu?” Tanya Adam.
Aku mengangguk.
“Dia
begitu bodoh.” Gerutu Adam.
“Aku
tidak bisa membiarkan ia membocorkan rahasiamu, Adam. Kau pacarku!” Aku
mengaitkan jari-jariku yang berlumur darah di tangan Adam.
Adam
tersenyum simpul sambil memandangi tubuh George.
Kami
berada ditempat yang sangat jauh dari pemukiman, tempat gudang minyak tua yang
katanya berhantu.
“Seharusnya
dia tidak perlu mengatakan padamu bahwa aku membunuh Mrs. Johanson.” Kata Adam
tenang.
“Kau kan
bersamaku waktu itu” Adam mengecup dahiku membuatku tersenyum senang.


Komentar
Posting Komentar