END GAME #CERPENSERAM
original works : Marse Sidete @Maggsid
Pukul
23:00
Tim
masih asik dengan game di komputernya. Ada botol air kosong diatas meja dekat
dengan layar monitor. Lampu kamar sudah redup, suasana sudah sangat sepi. Tetangganya
yang tadi marah-marah karena suara computer Tim dan suara teriakan Tim juga
sudah sangat tenang. Tim memakai headphonenya agar masih bisa mendengar audio
dari game online yang ia mainkan.
Pukul
00:00
Beberapa
teman bermain game online Tim sudah mulai meninggalkan game. Maklum, besok
bukanlah hari libur. Berbeda dengan Tim yang memutuskan bahwa dia tidak akan
tidur malam ini. Dia akan bermain game sepanjang malam untuk mengobati hatinya
yang sedih. Dia memutuskan untuk tidak akan melakukan apapun sepanjang hari
besok.
Pukul
01:00
Fitur chat
online di game masih lumayan ramai. Masih ada sekitar 5 orang yang memainkan
game dengan Tim. Game tembak-tembakkan ini sungguh sangatlah seru. Tiba-tiba
hape Tim menyala menandakan bahwa ada chat yang masuk. Dari Lina, pacar Tim. Mungkin
lebih tepatnya mantan pacar.
Lina : Tim,
apakah kau tahu cara menggunakan senjata api?
Tim : Lina,
apa yang kau bicarakan?. Aku belum pernah menggunakan senjata api.
Lina : Bukankah
kamu selalu bermain game tembak-tembakkan?
Tim : Lina itu Cuma game. Dan
kenapa kamu belum tidur? Pergi tidur sana. Besok aku ingin bicara denganmu.
Lina : Oke,
lalu bagaimana cara menghindar saat akan ditembak?
Tim
melihat chat anehnya dengan Lina dan berpikir bahwa Lina sedang mabuk. Tim
kemudian mematikan ponselnya.
Pukul 00:15
Ada satu
orang lagi yang join dalam game tersebut.
User ID
XXXX : Tim tolong aku… aku tidak dapat bergerak, katakan bagaimana caranya
bergerak?
User ID
TIM : Siapa ini?
User ID
GGGG : Ada apa ini? Ayo cepat, anak baru!! Kau harus ikut membantu!”
User ID
XXXX : Tim, tolong. Ini aku Lina. Aku tidak tahu bagaimana aku bisa terjebak
disini! Di game ini!!! Tolong aku!!
User ID TIM : Apa?
Tolong seriuslah… bagaimana mungkin kau Lina?. Dengar, jika kau disini untuk
mengejekku, pergilah man. Aku mau main game.
User ID GGGG : oh come on!! Apa yang kalian lakukan?? Cepatlah, kita hampir menang!! Cepat
bantu serang musuh!!
User ID XXXX : Tidak… Tim please jelaskan padaku bagaimana caraku bergerak dan
menembak disini. Aku bertanya tadi padamu, tapi tidak kau balas!! Bagaimana kalau
aku benar-benar mati??
User ID
TIM : What?? Lina?? Tidak… ini tidak nyata….
User ID
GGGG : Anak baru! Musuh menuju ke arahmu. Sembunyi sekarang!!
User ID
XXXX : aku tidak bisa bergerak!! Aku tidak tahu cara untuk bergerak!!! Tim…
tolong!!!
User ID
TIM : tunggu, Lina… coba segala cara yang kau bisa!!! Aku segera ke sana.
User ID XXXX : sudah terlambat Tim, musuhnya berada didepanku. Aku bisa melihatnya
mengarahkan senjata ke arahku. Dia memakai baju tanpa lengan dan ikat kepala
merah seperti milikmu. Selamat tinggal, Tim.
Pukul
01:45
User ID
GGGG : well, anak baru sudah tewas. Come on,
Tim. Kita selesaikan game ini. Aku sudah lelah.
Tim
kemudian menyelesaikan game itu dengan baik.
Pukul
05:00
Bunyi
sirine mobil berasal tepat dari depan kos Tim.
“Oh itu
dia, dia pacarnya!” tunjuk seorang pria tua pada Tim.
Lina
terbaring diatas tanah dan mati dengan peluru tepat didahinya. Tepat seperti di
game semalam.


Komentar
Posting Komentar