Bagaimana cara menggunakan media social dengan benar.
15 november 2017
Siang itu gue lagi
siap-siap buat pergi kuliah. Sambil nunggu waktu, gue seperti biasa pasti buka
instagram. Gue lagi buka explore gue dan muncul satu video yang menurut gue sangat-sangat
tolol. Videonya berisi story dari beberapa anak muda yang ngasih alcohol ke
binatang-binatang yang ada di taman safari.
Saat itu gue cringe
banget, kesel, marah, pokoknya campur aduk. gue pengen cari tahu siapa mereka
tapi gue harus kuliah jadi gue tinggal dulu masalah itu.
Pas pulang, muncul juga
video yang sama di explore dan setelah gue selidiki ternyata banyak banget yang
udah re-upload videonya dan menurut gue itu adalah hal salah. Menurut gue itu
salah dari public.
Dan tahu gak apa salahnya
public? Mereka(kita) tidak memanfaatkan security yang diberikan oleh pihak
social media-nya. Tahu kana pa fungsi tombol report? Daripada mem-viralkan hal
bodoh dan tolol mendingan dilaporin di pihak platform sosmednya atau sekalian
dilaporin ke Polisi jika itu melanggar hukum.
You make stupid people
more famous, stop it!. Itu bukan cara yang tepat. Itulah kenapa sekarang makin
banyak orang tolol dan bodoh dan berkedok “gila” dan berani yang muncul. Karena
gampang banget, tinggal bikin kesalahan sekali, di viral-kan, orang kenal,
followers nambah, endorse dan paid promote jadi banyak, bisa bikin meet and
greet juga *wow*.
Setelah mereka terkenal
yang dilakukan netizen yang budiman adalah tiap hari komen hate caci maki di
kolom komentar mereka. Dude, you made them famous!!! You did it!!!
Kalau aja banyak orang
yang berpikir saat sesuatu yang salah terjadi di media social dan langsung
dilaporin mungkin foto atau video atau bahkan akun mereka bisa langsung di tag
down sama pihak social media itu sendiri. see? Keep it simple. Jangan selalu
ngurusin orang lain, karena belum tentu orang lain mau kurus.
Intinya adalah,
bijaklah dalam menggunkan social media. Social media itu sama kayak pedang
bermata dua, bisa sangat menguntungkan dan juga merugikan. Jika punya orang-orang
yang belum bisa bermedia social dengan baik, maka ada baiknya kita memberi tahu
mereka juga agar kita bisa menjadi pengguna social media yang lebih bijak.

Komentar
Posting Komentar