5 contoh kejahatan perang
1. Insiden Rawagede Insiden Rawagede ini adalah sebuah kejadian pada tanggal 9 Desember 1947. Pembantaian ini awalnya adalah upaya tentara Belanda untuk mencari tentara Indonesia yang membangkang, namun yang terjadi justru interogasi yang berujung pada kematian sekitar 431 penduduk sipil. Dengan dalih mencari tentara Indonesia / pemberontak, Belanda telah membunuh dengan keji 431 orang laki-laki dan anak-anak, setelah tidak menemukan para pembangkang itu di Rawagede, Karawang. Menurut investigasi, proses eksekusi dilakukan dengan cara yang sangat tidak manusiawi. 2. Perang Jerman terhadap Polandia Jerman yang dipimpin Adolf Hitler, terhadap Polandia pada tanggal 1 September 1939. menurut sebagian data statistik, puluhan negara terlibat pertempuran dalam perang ini, dan sekitar 55 juta orang tewas, yang setengah dari mereka adalah rakyat sipil. Setengah dari Eropa hancur lebur akibat perang. Dalam perang yang berlangsung selama lima tahun ini, terjadi berbagai pembunuhan massal. Sumber daya manusia serta sumber daya material yang seharusnya dimanfaatkan demi kesejahteraan umat manusia, malah digunakan untuk saling menghancurkan sesama manusia. 3. Perang Israel-Palestina Terjadi dari tahun 1948 saat Inggris yang merampas tanah Palestina dari Kesultanan Turki Ottoman memberikannya kepada kaum Yahudi dalam rangka membangun kembali “tanah air” sejak mereka terusir dari wilayah tersebut karena “membangkang” kepada Tuhan sejak ribuan tahun yang lalu. Negara-negara Timur Tengah dengan mayoritas penduduk muslim yang tidak menyetujui hal tersebut langsung mengangkat senjata melawan Israel dalam Perang Arab-Israel 1948. Namun perang ini berakhir dengan kemenangan Israel. Perang kemudian berlangsung kembali pada tahun 1967, dikenal juga dengan Perang Enam Hari. Perang ini disebabkan masih tidak relanya negara Arab menerima Israel. Perang ini kembali dimenangkan Israel. Meski perang terbuka tidak ada lagi sesudahnya, namun konflik dengan intensitas rendah masih berlangsung hingga saat ini. Pada 13 September 1993 melalui kesepakatan Oslo, Palestina dan Israel sama-sama mengakui kedaulatan masing-masing. Namun faksi Hamas tidak menyetujui keputusan tersebut sehingga terus mendapatkan tekanan dari Israel hingga saat ini. Ratusan ribu orang tewas akibat konflik ini. 4. Perang Dunia I Perang ini berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918 dilatarbelakangi Pangeran Franz Ferdinand dari Austria dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Perang ini menghadapkan blok sentral (Austria, Jerman, Turki, Bulgaria) dengan blok sekutu (Rusia, Perancis, Inggris, Kanada, Italia, Amerika Serikat). Perang ini menjadi tonggak runtuhnya kekuasaan monarki absolut di seluruh dunia. Selain itu empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang. Perang ini menewaskan 40.000.000 orang di seluruh dunia dan munculnya depresi ekonomi 1929 5. Perang Vietnam, Perang Vietnam juga disebut Perang Indochina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yaitu Komunis dan Liberal. Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan USSR, Bosnia dan Tiongkok mendukung Vietnam Utara yang merupakan negara komunis. Jumlah korban yang meninggal diperkirakan adalah 280.000 di pihak Selatan dan 1.000.000 di pihak Utara. Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar. Setelah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun pada akhirnya bersatu pada tahun 1976. Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam adalah Kim Phuc

Komentar
Posting Komentar