Pengalaman Buruk Di Hari Baik
Hay blogger
Terkadang saat kita bangun,
kita berharap bahwa hari ini adalah hari baik untuk kita, tapi begitu
mendapatkan peristiwa pahit di hari itu, kita akan berpikir bahwa itu adalah
hari buruk bagi kita.
Seperti yang saya rasakan, hari
selasa 24 juli 2012
Hari itu saya bangun dan
berharap bahwa ini adalah hari baik saya, paginya sudah hujan, saya kebasahan.
Ditambah lagi dengan tindakan bodoh saya yang memasang status
“kenapa harga buku begitu mahal
pak presiden? Mau pinter aja kok mahal #suaragenerasimuda”
sebenarnya saya agak bingung
apa salah saya dengan status diatas sehingga menimbulkan kontroversi di sekolah
saya. Saya kan tidak menghina, tidak mengandung unsure SARA dan lain-lain.
Pembelaan saya
1.
Jika saya dituntut
oleh orang lain karena mencantumkan presiden, saya pikir itu adalah sebuah
‘kecacatan’ hukum karena saya tidak mencantumkan presiden mana?. Jadi secara
umum ini bukan presiden suatu Negara donk! Trus kenapa saya harus disalahkan
2.
Saya pikir, harga
buku yang mahal ini bukan rahasia. Di mana-mana harga buku mahal!jadi kenapa
harus tersinggung dan takut?saya kan tidak membocorkan rahasia! Jika saya
pasang status ini dan kemudian dilihat oleh orang lain, pasti tidak akan ada
komentar “oh, disana bukunya mahal” :kasihan dipaksa beli buku tuh”. Tidak ada!
karena semua orang tahu buku itu mahal dan wajib. Yang saya tahu status saya
itu hanya akan di jadikan komentar menarik yang bilang “wah, emang bener tuh”
“saya juga beli buku mahal” dll. Trus, kenapa saya harus disalahkan?.
Yang paling
saya kecewakan adalah teguran yang tidak pantas. Apa tidak bisa memanggil saya
atau langsung menegur saat itu juga? Saya 16 tahun dan belum berpikir untuk
masalah keuangan. Tahunya saya ya tinggal minta sama papa saya. 16 tahun saya
pikir perlu pembinaan, bukan sebuah pergunjingan. Bagi saya ITU SANGAT TIDAK
PANTAS!
Artikel ini
saya tulis hanya sebagai unek-unek saya, tidak bermaksud menynggung atau pun
mempermalukan. Gak adalah nama orang maupun institusi yang saya sebut.
Dari hal
ini, saya belajar satu hal, terguran yang nyataitu lebuh baik dari kasih yang
tersembunyi.

Komentar
Posting Komentar